Meluap

Pernah merasa seperti ini?

“Wacana wacana wacana. Saya kenyang akannya tapi tak pernah menolak untuk tambah.”

Continue reading

Advertisements

Membumi

Oke post ini masih tentang wacana. Maafkan saya sesiapa pun yang berkaitan dengan wacana-wacana ini. Sungguh saya ga berniat janji manis dan mengabaikannya, karena saya bukan pemimpin mainsteram ala indonesia postmodern masa kini.
Manajemen diri dan manajemen waktu yang buruk masih menjadi kambing hitam.
Semoga sebelum akhir Juni ini dan memasuki salah satu momen yang paling ditunggu saya, selaku muslim, label manusia terwacana abad ini dengan procrastinator-nya dan disorientasi prioritas dapat dicabut.

Wacana Pergi Jauh-jauh!

Hampir sebulan sudah post terahir di sini. Hari-hari berjalan berwarna seperti biasanya:  kuliah, rapat/syuro,  dan pelatihan.
Lagi dan lagi, hal yg sudah diketahui muncul ke permukaan dan berakhir di pertanyaan “kenapa ga dilakuin?”.
Ga melakukan sesuatu yang udah tau diketahui itu semacam kebodohan pasif menurutku. Seperti udah tau kalo kehujanan kena badan langsung itu pasti kebasahan tapi tetep dilakukan ber-kehujanan itu dan nyesel kenapa bisa basah.

Continue reading