Pasca رمضان

Udah hari ke 26 aja di Bulan Syawal ini, ucapan semacam maaf lahir batin udah makin samar karena orang-orang udah pada saling temu di berbagai urusannya yang sangat udah kembali beroperasi normal. Maka, apa kabar amal yaumi?

Baru mau lewat sebulan dari Ramadan aja kerasa the struggle is real (“:
Apa kabar 10 bulan lagi?
Memulainya aja udah syulit, apalagi istiqamahnya tapi lebih apalagi yang sempet futur dan bangkit kembali.

Paasbgt kemarin sempet denger taushiyah Ust. Khalid Basalamah yang membahas gimana caranya bersemangat beribadah. Beliau membahas kaidah hidup kita, beribadah. Nah gimana caranya supaya kita terus termotivasi menjalani perintah Allah dan menjauhi larangannya?

tumblr-inline-mkx7zirwca1r79k32-55acff123a002617dd7cec810becfba6Dengan mengetahui al-wa’d wal wa’id yang merupakan janji-janji Allah dari setiap ibadah, yang kita dibolehkan untuk mengetahuinya melalui hadist-hadist.

Al-wa’d ialah janji Allah mengenai ganjaran baik dari ibadah yang kita lakukan. Secara, biasanya kalo mau urus sesuatu semacam proposal pembebasan tanah ke walkot, kitanya yang kudu making a lot effort untuk nemuin pihak walkot. Yang punya hajat yang mencari pemenuh hajat. Lha ini di tiap 1/3 malam terakhir, Allah akan datang ke bumi mencari apakah ada hambanya yang punya hajat untuk dipenuhi atau yang bertaubat untuk diampuni. Kalo tau hal ini dari baca-baca sekitar 5-6 hadist gitu pasti beratnya mata dan selimut bisa lebih mudah kita kalahkan, bahkan bisa jadi tetiba kita langsung melek tanpa alarm karena ada semangat atau motivasi yang merasuk alam bawah sadar.

Mau rajin shalat wajib di awal waktu, sedekah, shaum, semangat hadir ke majlis-majlis ilmu, berikhtiar agar mampu berhaji, berbakti ke kedua orang tua meski kudu menomor duakan ego pribadi?
Baca al-wa’d kalo kita ngelakuinnya, biasa disebut juga keutamaan (fadhilah) darinya.

Sementara buat yang mau tau dampak atau mau berhenti dari berdusta, riba, atau zina, kita cari tau tentang al-wa’id dari beberapa hadist juga. Yaitu, janji Allah mengenai ganjaran atau ancaman dari dosa-dosa tersebut. Seperti ketika kita riba 1 dirham, riba tersebut akan lebih berat dari 36 kali berzina atau sama dengan berzina terhadap ibu sendiri. Naudzubillahimindzalik.

Gada yang tau fisik kita akan expire kapan atau sampe kapan rezeki fisik ini normal tanpa kekurangan. Walaupun ada sebagian orang yang kita anggap kesulitan akan kekurangan fisiknya, ternyata mereka malah lebih giat beribadah dan lebih bahagia batinnya daripada kita. Apa kita kalo di posisi mereka akan sesemangat itu? Apa kita masih terus punya waktu extra untuk leha-leha dalam hidup? Sementara hakikatnya setiap insan berlomba-lomba dalam kebaikan. Apa kita yang super biasa sekali pencapaian di dunia juga akan super biasa amat di ibadahnya? Apa kita masih punya chance ketemu mahabulan lagi untuk nge-dopping amal yaumi yang ga maksimal di 11 bulan lainnya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s