Pelarian

Dia adalah nama gadis yang turut antri bus jurusan Ciburuy di halte bus depan Mesjid Agung siang itu. Satu dua kali bus datang, gilirannya belum juga tiba. Muncul dalam pikiran untuk  sedikit adu otot sehingga dapat menerobos lapisan antrian saat pintu bus terbuka namun Dia tidak cukup nyali melakukannya, mengingat yang antri di sana ialah ibu bapak paruh baya dengan bawaan berkardus-kardus barang dagangan atau oleh-oleh untuk sanak saudara yang sudah mengantri lebih pagi darinya.

Continue reading